Diskusi Warung Kopi



Diskusi Warung Kopi. tidak ada yang aneh dengan diskusi malam itu, kita tetapi pikiranku terus mencoba berlari seliar mungkin untuk menemukan perdebatan yang tepat untuk malam ini. Bagaimanapun bangsa ini hadir dari diskusi-diskusi kecil yang setiap hari dilalukan para pahlawan kita dulu.


mereka berdebat mengadu argumen hingga berakhir dengan proklamasi yg dikumandangkan bung karno dan bung Hatta. Diskusi kecil sembari meminum kopi adalah kebiasan kita, Seringkali perdebatan kita akan negara dan daerah sendiri menghantarkan kita pada penemuan baru akan kebenaran.


maka tidak ada asalan untuk kaum muda tidak mau berdiskusi walupun perut kosong harus tetap diskusi demi menghargai reformasi dan demokrasi. 
Sumberdaya alam aceh kalo dipikir-pikir tidak akan ada habisnya ya kawan, tapi mengapa setiap ada yang ingin mengelola/inves selalu kita tolak mentah-mentah dengan dalih menjaga ekosistem alam dan macam-macam alasan.? Lalu kita mau mendapat lapangan pekerjaan dari mana kataku? Sontak kepala kawan-kawan mulai kontak tersengat aliran pertanyaanku. 


Jika sumberdaya aceh habis di keruk kaum pemodal dan pastinya akan merembet pada penggundulan hutan di kemanakan binatang-bintang yang terancam punah, mau dikemanakan burung-burung yang tiap pagi bersuara merdu, mau dikamanakan air alami yang tiap hari mengairi sawah-sawah petani.! 

Lantas apa iya jika kita memaksimalkan alam dengan mengajaknya ikut menjadi modern adalah suatu hal yang salah ? banyak cara untuk meminimalisir kerusakan alam akibat 
dari pembangunan itu sendiri. 


Baca Juga : KABAR BAIK UNI EMIRAT ARAB INVESTASI DI ACEH


Cobalah kita belajar melihat dunia-dunia yang saat ini maju dan modern toh tidak ada masalah, karena masalah-masalah teknis seperti itu sudah duluan di pikirkan mereka kataku. Kawan-kawan mengatakan ada yang aneh dengan pikiranmu. cuma terkadang kita susah menerapkan itu ke dalam pikiran-pikiran yang anti terhadap pembaharuan. 


Mungkin mereka berfikir aku sudah terkena pengaruh kapitalis yang menghalalkan segala cara demi meraup keuntungan sebesar mungkin. Jangan seliar itu kawan-kawan kataku aku hanya mencari bahan diskusi hehe kataku. Ternyata dibalik kebisiun kalian masi memikirkan dampak buruk dari penggerukan sumber daya alam kita kataku. Baguslah akuhanya memancing kebisun secangkir kopi kita sambil meneguk pahitnya kopi yang tersaji didepan meja.


Dalam hatiku berkata tak ada dalih yang menghalalkan investor untuk menggeruk hartata kekayaan aceh jika rakyat kecil akan kembali tertindas. Karena mengundang kapitalis artinya kita mengundang kembali gesekan kelas dan ini akan memancing kembali bara api yang kian lama padam. Tapi apakah kita tidak bosan hidup seperti ini terus ? semua kembali pada cara pandang masing-masing orang. inilah nikmatnya merdeka dalam berfikir asal jangan kebablasan saja.


yang terpenting adalah Jangan sampai aceh kembali terjerumus kedalam luka seperti dulu. Biarkan perdamaian ini menjadi api pembangun aceh.Toh jika manusia aceh sudah pintar-pinta pasti tau cara mengelolanya sendiri. 






Bagikan:

Facebook Wa Twitter

Tidak ada komentar

Merdekalah dalam berkomentar

Diberdayakan oleh Blogger.